Selasa, 28 Desember 2021

Sedia Embung Di Musim Hujan

 


Air yaitu sumber tenaga dan unsur determinan yang menentukan kinerja sektor pertanian, karena tidak ada satu malahan tanaman pertanian dan ternak yang tidak memerlukan air. Meskipun perannya sungguh-sungguh strategis, tapi pengelolaan air masih jauh dari yang diharapkan, sehingga air yang harus merupakan sehabat petani berubah menjadi penyebab musibah bagi petani. Indikatornya, di musim kemarau, ladang dan sawah acap kali kali kekeringan dan sebaliknya di musim penghujan, ladang dan sawah banyak yang terendam air.

Sekiranya kuantitas, masalah air bagi pertanian terlebih di lahan kering ialah keadaan sulit ketidaksesuaian distribusi air antara keperluan dan pasokan berdasarkan waktu(temporal) dan daerah (spatial). Permasalahan menjadi semakin rumit, kompleks dan sulit diprediksi sebab pasokan air tergantung dari sebaran curah hujan di sepanjang tahun, yang sebarannya tidak merata walau di musim hujan sekalipun. Oleh sebab itu, diperlukan teknologi pas guna, murah dan aplicable untuk memegang ketersediaan air supaya bisa memenuhi keperluan air (water demand) yang semakin sulit dilaksanakan dengan metode-cara alamiah (alami manner). Teknologi embung atau tandon air yaitu salah satu pilihan yang menjanjikan sebab teknologinya sederhana, biayanya relatif murah dan dapat dijangkau kecakapan petani.

Embung atau tandon air ialah waduk berukuran mikro di lahan pertanian ( small farm reservoir) yang dibangun untuk menampung kelebihan air hujan di musim hujan. Air yang ditampung tersebut berikutnya digunakan sebagai sumber irigasi suplementer untuk budidaya komoditi pertanian bernilai ekonomi tinggi ( high added value crops) di musim kemarau atau di saat curah hujan makin jarang. Embung ialah salah satu teknik pemanenan air ( water harvesting) yang sungguh-sungguh pantas di segala variasi agroekosistem. Di lahan rawa namanya pond yang berfungsi sebagai tempat penampungan air drainase saat kelebihan air di musim hujan dan sebagai sumber air irigasi pada musim kemarau.

Sementara pada ekosistem tadah hujan atau lahan kering dengan intensitas dan distribusi hujan yang tidak merata, embung dapat dipakai untuk membendung kelebihan air dan menjadi sumber air irigasi pada musim kemarau. Jika operasional hakekatnya embung berfungsi untuk mendistribusikan dan menjamin kontinuitas ketersediaan pasokan air untuk kebutuhan tanaman maupun ternak di musim kemarau dan penghujan.

Pembuatan embung untuk pertanian bertujuan antara lain untuk :

1. Menampung air hujan dan aliran permukaan ( run off) pada wilayah sekitarnya serta sumber air lainnya yang memungkinkan seperti mata air, parit, sungai-sungai kecil dan sebagainya.

2. Menyediakan sumber air sebagai suplesi irigasi di musim kemarau untuk tanaman palawija, hortikultura semusim, tanaman perkebunan semusim dan peternakan

Tiga syarat dalam pembangunan embung, dam parit ataupun long storage supaya embung dan bangunan air lainnya hal yang demikian bermanfaat dan berfungsi secara berkelanjutan, adalah: (1) sepatutnya ada sumber air sebagai suplesi utama; (2) terdapat hamparan sawah/lahan yang akan diairi dan (3) ada kategori tani/gapoktan sebagai pelaku pembangunan embung dan pengelola embung agar berkhasiat dan tetap terpelihara.

Pembangunan embung  diinginkan bisa membantu dalam penyediaan air pada musim kemarau. Melanjutkan pernyataan sebelumnya, pembangunan embung oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan dilakukan untuk menguatkan sebagai lumbung pangan yang berkeinginan diciptakan dengan kesanggupan mewujudkan hasil pertanian, Hortikultura dan perkebunan, yang bermutu.

Dalam rangka meningkatkan kemakmuran masyarakat dengan prioritas peningkatan taraf hidup masyarakat masih dibutuhkan pengembangan potensi sumber daya air yang ada di tempat hal yang demikian terpenting untukdaerah yang menghadapi kendala kesulitan mendapat air untuk berbagai kebutuhan termasuk untuk kebutuhanirigasi.Salah satu upaya untuk mengurangi dampak kekurangan air terutama di musim kemarau adalah dengan membangunembung - embung di daerah yang kekurangan air.Embung selain bisa menampung air dimusim penghujan untuk digunakan di musim kemarau juga bisa menaikkanpermukaan air tanah dan dapat mempertahankan simpanan air tanah di daerah hulu.Sebagai sarana tandon penampungan air eksistensi embung diinginkan bisa mengasah pertumbuhan ekonomi danberkembangnya tempat tersebut sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat disekitarnya.

Jikalau pembuatan embung telah dijalankan karenanya pastikan pemakaian Pupuk yang efisien dan benar disaat musim hujan.

Jikalau anda mau informasi komplit seputar Pupuk Organik terbaik buat tanaman anda. Pupuk serbaguna yang dapat diterapkan sebagai Pupuk tabur, Pupuk cair ataupun sebagai Fungisida (Seandainya Pestisida kimia) bisa lihat selengkapnya disini

Apabila anda ingin tahu banyak tentang Pupuk Agrodyke lihat selengkapnya disini

pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup Kabupaten Sumba Barat, pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup ide pokok bacaan diatas adalah, Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari ,Pupuk Organik adalah pdf ,pupuk organik adalah pupuk yang terbuat dari , Diskon pupuk organik anti rontok bunga dan buah Kabupaten Timor Tengah Utara, pupuk an organik adalah ,Diskon pupuk organik berasal dari Kabupaten Landak, Penjual pupuk organik butiran Kabupaten Mempawah, Beli pupuk organik bio green Kabupaten Sambas,J ual pupuk organik buah Kabupaten Sanggau



Jumat, 24 Desember 2021

Inilah Kenapa Pupuk Non Subsidi Melengkapi Pupuk Subsidi

 


Salah satu kebutuhan sumber tenaga tani yang perlu menjadi sorotan yakni pupuk. Pada dasarnya pupuk merupakan keperluan primer dalam pertanian karena pemakaianya masih bisa diperhitungkan, namun sebab iklim yang tak menentu tersebut menjadikan pupuk sebagai kebutuhan yang semestinya di utamakan. Untuk ketersediaan pupuk perlu adanya kerjasama dengan perusahaan produsen pupuk guna memenuhi kebutuhan para petani. Berdasarkan penyaluran dan pengadaaanya pupuk terbagi dua, merupakan pupuk bersubsidi dan pupuk non subsidi. Pupuk bersubsidi merupakan pupuk yang pengadaanya dan penyaluranya mendapatkan subsidi dari pemerintah untuk keperluan petani yang dilaksanakan atas dasar program pemerintah menurut Tertib Menteri Perdagangan (Menperindag) Nomor 15/M-DAG/4/2013 Hening Pengadaan Dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian, sedangkan pupuk non subsidi adalah pupuk yang pengadaan dan penyaluranya di luar program pemerintah dan tidak mendapat subsidi.

Seiring dengan meningkatnya keperluan akan pupuk spesial dengan formulasi beragam yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, beredar pula pupuk non-subsidi via jalur warung pertanian di desa-desa. Dengan seperti itu, petani Indonesia mempunyai lebih banyak opsi dalam memaksimalkan hasil dari usaha bercocok tanamnya.

PUPUK NON-SUBSIDI MELENGKAPI PUPUK SUBSIDI, KENAPA? 

- Kualitasnya tak keok baik dan terjamin!

Sedangkan harga pupuk non-subsidi cenderung lebih mahal, untung yang didapatkan mampu menutupi harga beli pupuk yang dikeluarkan di permulaan lho. Kenapa? Karena hasil panen yang didapatkan dapat melimpah ruah! Tentunya dengan perawatan yang baik juga ya! Pupuk non-subsidi juga terjamin mutunya karena mempunyai ijin edar yang dikeluarkan oleh Departemen Pertanian.

Oh ya, Sahabat Organik dapat cek legalitas produk pupuk yang digunakan lho di http://pestisida.id/pupuk_app/ atau ikuti kiat berikut:

- Karena telah terbukti!

Sahabat Organik dapat membaca dan menyaksikan cerita Sahabat Organik yang hasil panennya meningkat semenjak menggunakan Pupuk Organik Agrodyke di link berikut:

http://www.pupukagrodyke.com/

- Pupuk non-subsidi mempunyai tipe dan kandungan yang berjenis-jenis. 

Sahabat Organik bisa memilih pupuk yang layak dengan tanaman yang sedang dibudidayakan, misalnya pupuk Agrodyke, Pupuk Organik Agrodyke yaitu pupuk serbaguna, kecuali cakap memenuhi kebutuhan tanaman di tiap fase pertumbuhannya, juga dapat berfungsi sebagai fungisida organik! Masih banyak lagi lho kelebihan pupuk Agrodyke, sebab Pupuk Organik Agrodyke diformulasi khusus untuk memenuhi keperluan unsur hara tanaman Anda! 

PADA AKHIRNYA, SEMUA KEMBALI PADA PILIHAN DAN KEBUTUHAN SAHABAT PAK ORGANIK!

Saja alternatif pupuknya, mari kita merawat dan membudidayakan tanaman kita secara optimal dengan memberikan faktor hara yang pas dan berimbang! Kami, pupukagrodyke.com akan selalu mendorong dengan optimal perjuangan tiap petani Indonesia!

#TanyaAgrodyke yuk untuk lantas berkonsultasi soal pertanian atau manfaat pupuk Agrodyke.

Kalau anda ingin berita komplit tentang Pupuk Organik terbaik buat tanaman anda. Pupuk serbaguna yang bisa dipakai sebagai Pupuk tabur, Pupuk cair maupun sebagai Fungisida (Substitusi Pestisida kimia) dapat lihat selengkapnya disini

Sekiranya anda berharap tahu banyak seputar Pupuk Agrodyke lihat selengkapnya disini

cara pembuatan pupuk organik cair pdf Kabupaten Wajo, cara membuat pupuk organik cair dengan em4 pdf Kota Makassar, kelebihan dan kekurangan pupuk organik cair pdf, pdf pupuk organik cair,pupuk cair pdf, ph pupuk organik cair,ph pupuk organik, penelitian pupuk organik cair, ph poc yang baik, cara membuat pupuk organik cair dari eceng gondok pdf

Senin, 20 Desember 2021

Patut Ditiru! Inilah 7 Rahasia Sukses menjadi petani

 


Negara Indonesia merupakan negara agraris. Beberapa besar masyarakatnya berprofesi di bidang sektor pertanian. Profesi sebagai petani yang mengurusi kelangsungan hidup masyarakat suatu negara harusnya mempunyai martabat yang tinggi dan bisa jadi berpenghasilan yang lebih besar dong ?. Rupanya anggapan itu hanyalah sebuah angan-angan normatif belaka. Fakta yang ada di lapngan justru berbanding sebaliknya.

Yang diketahui sebagai petani yakni orang yang lanjut usia, kumel, bau, dekil, dan tak berpendidikan. Mari kita tengok bagaimana situasi petani di luar negeri. Sebagian besar petani yang ada di luar negeri atau di negara maju merupakan petani yang memiliki lahan amat luas.

Pemerintahan setempat yang mencurahkan perhatian penuh terhadap sektor pertanian sebab menurut banyak negara maju, pangan dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi permasalahan yang krusial dan bukan tidak mungkin akan menjadi rebutan bagi negara-negara di dunia.

Banyak dilema yang menjadi batu sandungan rakyat Indonesia dalam melebarkan sayap di bidang pertanian. Mulai dari benih unggul dan pupuk bersubsidi yang susah didapat. Anggaran untuk pengadaan pupuk bersubsidi yang justru hilang tidak berbekas dan kerap masuk ke dalam kantong yang salah.

Pengadaan teknologi pertanian yang masih belum mengalami peningkatan sehingga dalam pengerjaan produksi pertanian acap kali dirasa kurang tepat sasaran dan efisien. Kurangnya penyuluhan terhadap beberapa besar petani Indonesia mengakibatkan hasil panen yang tak jarang tidak memuaskan.

Baiklah pada kesempatan kali ini akan digambarkan bagaimana kiat dan trik untuk dapat berkarya menjadi petani berhasil dan kaya serta melahirkan anggapan baru bahwa petani ialah penjaga pangan dan yang bertanggung jawab atas hidup dan matinya suatu negara.

1. Petani Seharusnya Mahir Berinovasi

Inovasi dalam wujud pembibitan maupun teknologi dalam berproduksi. Penemuan banyak yang sudah dihasilkan oleh beberapa petani kreatif atau malahan juga kerap dihasilkan oleh mahasiswa di seluruh penjuru tanah air. Kendala yang ada ialah, temuan ini kurang tersampaikan pada petani di Indonesia sehingga adanya penemuan ini tidak mempunyai dampak besar kepada nasib petani Indonesia.

Adanya penemuan di bidang pertanian hakekatnya memiliki efek yang bisa meningkatkan hasil produksi dan membikin semua aktivitas pertanian di Indonsia lebih efektif dan efisien. Saat aktivitas produksi pertanian ini dilakuka dengan efektif dan efisien, tarif yang dikeluarkan akan lebih sedikit tapi didapatkan hasil yang memuaskan atau optimal.

Negara maju beberapa besar memiliki petani kreatif dan sudah menghasilkan bermacam-macam temuan terkini di bidang pertanian yang berujung pada meningkatnya hasil panen sehingga kesejahteraan petani lebih baik. Seperti model di negara Jepang, adanya helikopter mini untuk menyebarkan pupuk, tanpa mengeluarkan kekuatan berlebih, dalam waktu hitungan menit pupuk bisa tersebar ke segala penjuru lahan.

2. Bergabung Dengan Koperasi

Permasalahan krusial yang sudah awam dialami oleh petani Indonesia yakni dipermainkan oleh tengkulak. Ketika panen raya tiba, banyak petani di Indonesia yang menjual hasil panen pada pengepul atau tengkulak. Sebab menjual secara individu dan hampir sebagian besar mempunyai variasi atau komoditi yang sama mengakibatkan tengkulak bertindak semena-mena. Mereka dengan sengaja membeli dengan harga murah.

Petani Indonesia yang kebanyakan kurang mengenal isu pasar dengan mudahnya masuk dalam permainan tengkulak. Dari kejadian ini petani mendapatkan harga jual yang relatif rendah dan banyak kasus diantara mereka mengalami kerugian sebab tarif produksi yang tak sebanding dengan hasil panen. Koperasi yakni jalan yang tepat untuk para petani agar bisa meningkatkan harga jual hasil panennya.

Kalau petani-petani menyusun satu golongan dengan beranggotakan minimal 20 orang lalu menjual hasil panen mereka secara kolektif pastinya akan terkumpul dalam jumlah yang sangat besar. Nah disinilah para petani dapat berperilaku sebagai price maker dan tingkat harga yang mereka peroleh bisa lebih tinggi.

Jalan yang lebih efektif yaitu dengan memotong rantai pemasaran. Para petani yang sudah bergabung dalam suatu koperasi tidak semestinya memasarkan ke pengepul atau tengkulah, namun mereka segera menjual ke pedagang besar. Nah disitulah harga yang mereka dapatkan jauh lebih tinggi dibanding dengan dipasarkan ke tengkulak.

Kesulitan modal memang sering kali dirasakan oleh petani kita. Lahan yang tak seberapa tapi harga pupuk dan input produksi yang semakin mahal membikin kegiatan pertanian menjadi lebih pesat ditinggalkan. Banyak dari kalangan petani yang meminjam uang untuk diciptakan modal pada tengkulak. Untuk nantinya dikala membayar pinjaman itu melewati pemotongan hasil jual panen mereka pada tengkulak.

Hal ini membikin petani rugi dua kali. Dipotong dan dibeli dengan harga yang murah. Petani dapat meminjam modal pada suatu lembaga yang tak memberikan bunga yang besar, semacam koperasi yang memang koperasi hal yang demikian bergerak dengan azas kekeluargaan, bukan koperasi abal-abal yang malahan memberikan bunga lebih besar ketimbang lembaga keuangan lainnya.

3. Memperluas Pasar

Pengetahuan tentang pasar sungguh-sungguh diperlukan bagi petani. Bagaimana cara mereka memasarkan produk mereka dan bagaimana fluktuasi harga yang terjadi. Agar tak terjebak dengan para oknum tertentu yang memberikan harga murah padahal harga yang sesungguhnya lebih tinggi. Dengan perluasan pasar, membuat para petani bisa memperluas jaringan dan menawarkan serta mengenalkan produknya ke wilayah yang lebih luas. Pada zaman sekarang yang serba online, perluasan pasar juga kian gampang dikerjakan dengan cara bergabung ke marketplace dan kelompok sosial agribisnis online. Dengan bergabung kita bisa menambah jaringan pasar kita sehingga kian besar peluang agar produk kita terjual.

4. Kwalitas Produk Pertanian

Untuk menjadi petani yang berhasil patut dimulai dulu dengan hasil produk pertaniannya yang bagus. Kualitas yang ditawarkan seharusnya cocok dengan harga yang dipinta. Ukuran yang lebih besar, kuantitas dalam satu lahan yang lebih banyak, serta aspek-aspek lainnya yang memberi pengaruh nilai jual suatu komoditi pertanian tertentu.

5. Cerdas Mengambil Peluang

Tradisi yang kerap kali dilaksanakan oleh petani Indonesia yakni kerap kali seragam saat mengawali musim pertanian. Dikala satu waktu ada yang menanam cabai sebab harga mahal, hampir seluruh petani menanam cabai secara berbarengan. Ketika hari panen tiba, kuantitas cabai membludak dan berpengaruh pada jatuhnya harga. Belum lagi dikala dalam satu areal persawahan yang komoditi tanamannya sama bisa mempercepat penyebaran hama.

Untuk menjadi petani yang berhasil mesti cerdas mengambil peluang. Berani beda dengan menanam komoditas yang diusahakan tidak terlalu banyak ditanam oleh petani lainnya dalam kurun waktu hal yang demikian. Alhasil dikala panen kuantitas komoditi yang ditanam pun bisa mempertahankan harga dan menerima harga yang relatif lebih tinggi sebab jumlahnya yang memang tidak membludak.

Kecuali itu, petani patut cerdas membaca permintaan di masa yang akan datang. Apa saja yang akan diperlukan oleh konsumen. Untuk selanjutnya supaya ketika panen tiba, komoditi yang dipunyai oleh petani bisa seluruhnya terjual dengan harga yang relatif tinggi sebab memang sedang diperlukan oleh konsumen dikala itu.

6. Trampil Memahami Lingkungan

Untuk keahlian yang satu ini mungkin petani Indonesia sudah menguasainya. Dari nenek moyang dahulu petani di Indonesia diakui telah andai membaca ramalan cuaca dan mengkorelasikan tanaman apa yang mesti mereka tanam untuk mengurangi kemungkinan gagal panen dan permasalahan lainnya.

7. Gunakan Pupuk Organik

Pupuk Organik menjadikan tanaman anda bersifat organik, terbebas dari bahan bahan kimia sehingga tanaman yang dihasilkan jika dikonsumsi aman terhadap kesehatan, di era saat ini kesadaran akan kesehatan semakin tinggi jadi tanaman organik banyak dicari , selain itu dengan menggunakan Pupuk Organik maka tingkat kesuburan tanah bisa terjaga dan dapat digunakan dalam jangka yang lama.

Jika anda ingin informasi lengkap tentang Pupuk Organik terbaik buat tanaman anda. Pupuk serbaguna yang bisa digunakan sebagai Pupuk tabur, Pupuk cair ataupun sebagai Fungisida (Pengganti Pestisida kimia) bisa lihat selengkapnya disini

Jika anda ingin tahu banyak tentang Pupuk Agrodyke lihat selengkapnya disini

Diskon harga pupuk pamafert Kabupaten Lamongan, harga pupuk pupindo Kabupaten Lumajang, harga pupuk fitomic Kabupaten Madiun, harga pupuk gypblend Kabupaten Magetan, harga pupuk primatan karet Kabupaten Malang, harga pupuk mashitam Kabupaten Mojokerto, harga pupuk planta plus Kabupaten Nganjuk, Diskon pupuk primatan Kabupaten Ngawi, Produsen jual pupuk agrodyke di medan, jual pupuk agrodyke Kabupaten Pamekasan



Minggu, 05 Desember 2021

Jelas Sudah Ternyata Ini Perbedaan Pupuk Cair dan Pupuk Tabur

 


Pupuk organik memiliki bermacam manfaat, yang tak cuma baik bagi tanaman namun juga bagi tanah. Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari bermacam bahan pembuat pupuk natural seperti kotoran hewan, komponen tubuh binatang, tumbuhan, yang kaya akan mineral serta baik untuk pemanfaatan penyuburan tanah. Perbedaan Pupuk Cair dan Padat jikalau dilihat dari bentuknya karenanya pupuk organik ini ada yang berbentuk padat dan cair.

Pupuk cair yaitu larutan yang mengandung satu atau lebih pembawa unsur yang dibutuhkan tanaman yang gampang larut. Kelebihan pupuk cair yakni pada kecakapannya untuk memberikan unsur hara layak dengan kebutuhan tanaman. Pemberian pupuk cair juga dapat dilakukan dengan lebih merata dan kepekatannya dapat dipegang dengan mudah layak dengan keperluan tanaman. Pupuk organik cair bisa berasal baik dari sisa-sisa tanaman maupun kotoran hewan.

Pupuk organik padat merupakan pupuk yang beberapa besar atau keseluruhannya terisi atas bahan organik yang berasal dari sisa tanaman atau kotoran hewan yang berbentuk padat. Berdasarkan bahan asalnya, pupuk organik padat bisa dibedakan menjadi pupuk hijau, pupuk kandang, kompos juga humus.

Jikalau dibandingi, pupuk cair akan bisa menyelesaikan defisiensi faktor hara dengan lebih pesat, jika dibandingi dengan pupuk padat. Hal ini didorong oleh formatnya yang cair sehingga mudah diresapi tanah dan tanaman.

Pupuk Organik Cair

Pupuk cair dapat berupa pupuk sangkar cair, biogas, pupuk cair dari lombah organik atau pupuk cair dari limbah manusia. Pupuk kandang cair dapat diwujudkan dengan mencampurkan kotoran hewan dengan air lalu diaduk. Sebelum digunakan, pupuk cair sebagiknya didiamkan terutamanya dahulu dalam keadaan  tertutup dan terlindung dari sinar matahari sehingga akan terjadi fermentasi. Penutupan dilakukan untuk mencegah keluarnya elemen nitrogen dalam format gas ammonia yang menguap. Penyimpanan akan membuat kandungan elemen hara pada pupuk kandang cair lebih sepadan. Pengaplikasiannya pada tanaman akan mengefisienkan pengaplikasian fosfat oleh tanaman. Untuk mencegah adanya gulma atau organisme penyebab penyakit pada pupuk sangkar cair, hindari pemakaiannya secara seketika setelah dijadikan.

Pupuk kandang cair berperan sebagai bahan pembenah tanah, meningkatkan kecakapan tanah untuk mengikat kelembaban juga mengkoreksi struktur tanah dan pengatusan tanah. Pupuk kandang cair bisa pula terbuat dari air kemih sapi ataupun kambing. Urin sapi mengandung banyak faktor yang diperlukan oleh tanaman seperti nitrogen, fosfor dan potassium, juga seng, besi, mangan.Untuk membuat pupuk cair dari urin sapi, perlu ditambahkan kuman pengurai untuk menguraikan senyawa-senyawa organik yang terkandung di dalam urine sehingga dapat lantas dimanfaatkan oleh tanaman.

Bakteri pengurai yang umumnya diterapkan yaitu EM4 (Effective Microorganism 4) atau botani dan molasses sebagai kekuatan yang dipakai oleh kuman. EM4 akan mempercepat cara kerja pengomposan atau pembuatan pupuk cair. Kemih sapi yang dipakai ialah urine sapi segar yang tak tercemar feses, sisa pakan atau sisa air minum. Pupuk cair dari air kencing sapi lebih baik dipakai kurnag dari 24 jam setelah air seni diciptakan.

Macam pupuk cair lainnya merupakan biogas yang merupakan gabungan dari fermentasi bahan organik cair dengan bahan organik padat yang diketahui dengan istilah biogas. Bahan baku pembuatannya berasal dari binatang atau tumbuhan. Pada biogasm akan dibuat gas metana sebagai sumber energi padahal limbah cair dan padat yang dijadikan sebagai residu dapat diaplikasikan sebagai pupuk.


Pupuk Organik Padat

Pupuk organik padat dapat berasal dari kotoran ternak, tanaman, maupun campuran sisa makanan dan air kemih hewan ternak. Pupuk organik padat dapat berupa pupuk sangkar, humus, kompos dan pupuk hijau.

Pupuk sangkar terbuat dari kotoran binatang. Hampir seluruh kotoran hewan ternak bisa digunakan sebagai pupuk  organik, tetapi karakteristik pupuk bahkan dipengaruhi oleh ragam binatang yang dipakai kotorannya. Sapi, kambing juga ayam yakni beberapa hewan yang kotorannya digunakan dalam pembuatan pupuk. Ada tidaknya campuran urin hewan dalam pupuk juga betul-betul memperngaruhi kandungan yang terdapat dalam pupuk. Pupuk kandang tidak hanya dapat menutrisi tanah dan tanaman, namun juga bisa menetralkan logam berat di dalam tanah.

Sama seperti pupuk organik lainnya, pupuk sangkar bisa membenarkan struktur tanah, termasuk untuk meningkatkan kesanggupannya dalam menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Pupuk kandang yang sudah siap dipakai umumnya terasa dingin, gembur, berbentuk menyerupai tanah dan baunya sudah berkurang. Penerapan pupuk sangkar bisa dilakukan dengan menyebarkan dan membenamkan pupuk pada tanah, untuk mengurangi penguapan elemen hara imbas proses kimia yang terjadi di dalam tanah.

Pupuk organik lainnya ialah pupuk hijp au yang berasal dari tanaman atau bagian tanaman tertentu yang maish segar, yang ditanam di dalam tanah. Seluruh variasi tanaman dapat digunakan sebagai pupuk hijau, namun untuk mengoptimalkan kandungan faktor hara yang dikandungnya, pilihan tanaman terbaik adalah tanaman dengan cara perakaran yang bersimbiosis dengan mikroorganisme pengikat nitrogen. Pupuk hijau mirip dengan humus karena cara kerja pembentukannya dikerjakan denga metode yang sama. Cuma saja, humus terwujud secara alamai sementara pupuk hijau patut diwujudkan oleh manusia.

Selain pupuk kandang dan pupuk hijau, pupuk kompos juga adalah pupuk organik padat. Berbeda dengan pupuk hijau yang cuma dbuat dengan membenamkan tanaman-tanaman di dalam tanah, pada pembuatan pupuk kompos disertai dengan penambahan mikroorganisme dekomposer untuk mendekomposisi atau memfermentasi. Tipe tanaman yang banyak diaplikasikan adalah jerami, sekam padi, pelepah pisang, gulma, sayuran busuk, sisa tanaman jagung juga sabuk kelapa.

Pupuk organik padat cenderung lebih stabil dibandingkan dengan pupuk organik cair. Sementara pupuk organik padat dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama sebelum diaplikasikan, pupuk orgnik cair sebaiknya segera diaplikasikan sesudah selesai diwujudkan. Untuk penerapannya bahkan, pupuk organik padat lebih dialamatkan untuk menutrisi melalui metode perakaran tanaman, sehingga pupuk ini akan ditanam atau ditaburkan di permukaan tanah. Meskipun pupuk cair bisa diberi bagus untuk menutrisi daun, batang maupun akar, dengan penerapan yang disesuaikan dengan tujuannya.

Sebab menerapkan bahan yang berbeda, kedau ragam pupuk organik ini juga memiliki kandungan yang berbeda-beda. Meskipun demilkian, secara keseluruhan pupuk organik mempunyai baik faktor hara makro dan mikro yang diperlukan oleh tanaman untuk menutrisi dirinya. Bagus pupuk organik padat maupun cair semuanya mempunyai fungsi pula untuk mengoreksi struktur tanah dan meningkatkan kesanggupannya dalam berinterksi dengan ion-ion sehingga dapat meningkatkan suplai gizi yang bisa dimanfaatkan oleh tanaman.

Jika anda ingin informasi lengkap tentang Pupuk Organik terbaik buat tanaman anda. Pupuk serbaguna yang bisa digunakan sebagai Pupuk tabur, Pupuk cair ataupun sebagai Fungisida (Pengganti Pestisida kimia) bisa lihat selengkapnya disini

Jika anda ingin tahu banyak tentang Pupuk Agrodyke lihat selengkapnya disini

ph pupuk organik Kabupaten Konawe Kepulauan, ph poc yang baik Kabupaten Konawe Selatan, Penjual macam pupuk hayati Kabupaten Konawe Utara, Beli merk pupuk hayati Kabupaten Muna, Jual merk pupuk hayati terbaik Kabupaten Muna Barat, Distributor produk pupuk hayati Kabupaten Wakatobi, Agen pupuk hayati petroboost Kota Bau-Bau, Diskon pupuk hayati terbaik Kota Kendari, Penjual pupuk poc cair Kabupaten Banggai Kepulauan, Beli pupuk poc terbaik Kabupaten Banggai Laut


Selasa, 26 Oktober 2021

Mau pupuk tanaman cabe berbuah lebat ? Gunakan Pupuk ini!

Pupuk Organik adalah pupuk yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup. pupuk tersebut dapat berasal dari sisa aun yang mengering atau dari kotoran hewan, Salah satu pupuk organik terbaik untuk semua jenis tanaman adalah Pupuk Organik Agrodyke, Pupuk Organik Agrodyke  adalah teknologi yang ditemukan oleh putera paling baik Bangsa Indonesia. Adalah DR. Dahlan Said formulator Agrodyke yang udah memperoleh penghargaan Presiden sebab karyanya, Agrodyke, dapat menaikkan hasil memproses dan kurangi ongkos Produksi.

Agrodyke merupakan teknologi yang serbaguna dan ramah lingkungan. Penggunaan Agrodyke mampu diguna- kan bersama dengan bersama pupuk konvensional, baik urea, NPK, maupun kompos. Cara pemakaian Teknologi Agrodyke pada tanaman benar-benar sederhana,yaitu dengan cara ditabur bersama bersama NPK, Urea atau Kompos. Dan juga dapat dicampur bersama dengan air selanjutnya disemprot dengan dosis yang sudah ditentukan.

Selain itu, pemanfaatan Agrodyke terlampau sedikit dan penggunaan Agrodyke sanggup   kurangi  penggunaan   Pupuk   Konvensional   yang   digunakan sepanjang   ini.       Sebagai   gambaran,   untuk   1  Hektar   lahan   padi   hanya membutuhkan  Agrodyke  8  kg  berasal dari  perlakuan  terhadap  benih,  sterilisasi lahan hingga panen.

Jika anda ingin tahu lebih banyak tentang Pupuk Organik Agrodyke simak selengkapnya disini

Berbicara tentang teknologi pertanian tidak sanggup di lepaskan berasal dari sistem produksi. Agrodyke merupakan teknologi yang mendukung manusia untuk mendapatkan hasil maksimal dan termasuk menolong para petani mengimbuhkan kemudahan dalam sistem produksi, dikarenakan penggunaan Agrodyke yang sedikit supaya memudahkan petani untuk laksanakan proses produksi. Berbeda dengan penggunaan pupuk pada umumnya yang berjumlah besar, di dalam 8 Kg teknologi Agrodyke, kuantitas selanjutnya diperlukan menjadi dari sistem sterilisasi lahan sampai panen. Jumlah ini amat jauh jikalau dibandingkan bersama dengan pakai pupuk kimia murni.




Penggunaan teknologi Agrodyke yang sedikit ini mirip seperti perangkat lunak didalam computer moderen di mana ukurannya yang kecil ternyata dapat memiliki kebolehan lebih besar terkecuali dibandingkan bersama computer yang terlihat pertama di dunia, atau seperti microdisk dalam handphone meskipun ukurannya kecil tapi sanggup menyimpan data sampai puluhan GB. Pengunaan yang sedikit ini disebabkan teknologi Agrodyke miliki unsur yang memiliki susunan kompleks dengan berat molekul tinggi (makromolekul/ polimer organik) yang mengandung gugus aktif yang memiliki kekuatan untuk menstimulasi dan mengaktifkan sistem biologi dan fisiologi pada organisme hidup di di dalam tanah. Kemampuannya di dalam menstimulus ativiasi mikroorganisme dalam tanah inilah yang bisa menaikkan perkembangan akar tanaman. Selain fungsinya yang sanggup kurangi penggunaan pupuk terhitung berupa sebagai soil conditioner (pembena tanah).

Banyak sistem teknologi menghasilkan pengaruh samping   yang   tidak   dikehendaki,   yang   disebut bersama dengan    pencemaran    atau    polusi    yang    dapat merugikan,   sehingga   dapat   merusak  bumi   dan lingkungannya   Berbeda   bersama   teknologi   terhadap biasanya  teknologi  Agrodyke  tidak  punya  dampak samping,  baik  berwujud  limbah  yang  mampu  merusak lingkungan  maupun  manusia  itu  sendiri.  Teknologi Agrodyke merupakan teknologi yang serbaguna dan ramah  lingkungan,   tidak   punyai   dampak   samping pada  manusia,  lingkungan,  air,  udara  bahkan makhluk  hidup  itu  sendiri.  Hal  ini  mampu  dibuktikan waktu  kita  mencampurkan  teknologi  Agrodyke  dengan air,  maka  100%  teknologi  Agrodyke  akan  larut  di di dalam  air  dan  tidak  meninggalkan  ampas  sedikit pun.   Selain   itu,   keramahan   teknologi   Agrodyke dapat  dibuktikan  dengan  meminumnya  baik  oleh binatang maupun manusia.

Jika anda ingin info lengkap dari Pupuk Organik Agrodyke simak selengkapnya disini

Agen pupuk untuk tanaman cabe rawit agar berbuah lebat Kabupaten Musi Rawas, Diskon pupuk dasar tanaman cabe rawit Kabupaten Musi Rawas Utara, Produsen pupuk penyubur tanaman cabe rawit Kabupaten Ogan Ilir, cara pemupukan tanaman cabe rawit Kabupaten Ogan Komering Ilir, Beli pupuk dasar tanam cabe rawit Kabupaten Ogan Komering Ulu, Jual pupuk untuk tanaman cabai rawit Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Distributor pupuk dasar untuk tanaman cabe rawit Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Agen pupuk organik untuk tanaman cabe rawit Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, pemupukan tanaman cabe rawit Kota Lubuklinggau, Produsen pupuk tanaman cabe rawit Kota Pagar Alam


Rabu, 22 September 2021

Sebelum Beli, Kamu Harus Tahu Dulu Tentang Pupuk Organik dan Jenis-Jenisnya

Pupuk Organik Terbaik, Pupuk Agrodyke

 Oleh Ir. I Gusti Ayu Maya Kurnia, M.Si/PP. Madya Distanak Kab.Buleleng

Kita mungkin sudah sering mendengar tentang Pupuk Organik, Tapi tau kah anda sebenarnya apa itu Pupuk Organik ?, Pupuk organik adalah pupuk yang seluruh atau sebagiannya berasal dari tumbuhan atau binatang yang sudah melalui proses rekayasa, bisa berbentuk cair atau padat yang digunakan memenuhi bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah (Peraturan Menteri Pertanian Nomor 2 Tahun 2006).  Pupuk organik terdapat beragam varian dan jenis. Jenis-jenis pupuk organik dibedakan dari wujud, metode pembuatan dan bahan baku. Dari sisi bahan baku ada yang berasal dari kotoran hewan, hijauan atau campuran keduanya. Dari metode pembuatan ada banyak macam seperti kompos aerob, bokashi, dan lain lain. Sementara dari sisi wujud ada yang berwujud cair, serbuk maupun granul atau tablet.

Teknologi pupuk organik berkembang pesat saat ini. Perkembangan ini diakibatkan dari dampak pemakaian pupuk kimia yang menyebabkan berbagai masalah, mulai dari rusaknya ekosistem, nerkurangnya kesuburan tanah, masalah kesehatan, sampai masalah ketergantungan petani terhadap pupuk. Oleh sebab itu, pemakaian pupuk organik kembali digaungkan untuk dipakai dalam rangka mengatasi berbagai masalah tersebut.  Ada bermacam jenis pupuk organik yang dipakai para petani di lapangan, tentunya dengan Harga Pupuk Organik yang bermacam macam pula. Secara umum pupuk organik digolongkan berdasarkan bahan penyusun dan bentuknya. Berdasarkan dari segi bentuk, ada pupuk organik padat dan cair.. Sementara berdasarkan dari bahan penyusunnya terdapat pupuk pupuk kandang, pupuk hijau dan pupuk kompos.

Pupuk kandang adalah pupuk yang asalnya dari kotoran hewan seperti kerbau, sapi, kerbau, kambing dan unggas. Umumnya pupuk kandang digolongkan berdasarkan kotoran hewan yang kencing dan tidak kencing. Contoh hewan yang kencing ialah kambing, sapi dan kerbau. Hewan yang tidak kencing umumnya berasal dari jenis unggas seperti itik, bebek dan unggas.  Karateristik kotoran hewan yang kencing waktu penguraiannya umumnya lebih lama, kandungan nitrogen lebih rendah, tetapi kaya akan kalium dan posfor. Pupuk kandang ini cocok dipakai pada tanaman yang diambil biji atau buahnya seperti kacang-kacangan, mentimun dan tanaman buah. Sementara pada kotoran hewan yang tidak kencing waktu penguraiannya lebih cepat, kandungan nitrogen tinggi, tetapi kurang kaya akan kalium dan posfor. Pupuk kandang seperti ini cocok digunakan pada tanaman sayur daun seperti bayam, kangkung dan selada. Pupuk kandang banyak digunakan sebagai pupuk dasar tanaman karena ketersediaannya yang melimpah dan proses pembuatannya gampang. Pupuk kandang tidak membutuhkan proses pembuatan yang panjang seperti kompos. Kotoran hewan cukup didiamkan hingga keadaannya matang dan kering sebelum diaplikasikan ke lahan.

Pupuk hijau merupakan pupuk yang berasal dari pelapukan tanaman, baik tanaman sisa panen maupun tanaman yang sengaja ditanam untuk diambil hijauannya. Tanaman yang biasa digunakan untuk pupuk hijau diantaranya dari jenis leguminosa (kacang-kacangan) dan tanaman air (azola). Jenis tanaman ini dipilih karena memiliki kandungan hara, khususnya nitrogen, yang tinggi serta cepat terurai dalam tanah. Pengaplikasian pupuk hijau bisa langsung dibenamkan kedalam tanah atau melalui proses pengomposan. Di lahan tegalan atau lahan kering, para petani biasa menanam leguminosa sebagai pagar kebun. Di saat-saat tertentu tanaman pagar tersebut dipangkas untuk diambil hijauannya. Hijauan dari tanaman leguminosa bisa langsung diaplikasikan pada tanah sebagai pupuk. Sementara itu, di lahan sawah para petani biasa menggunakan azola sebagai pupuk hijau. Azola merupakan tanaman pakis air yang banyak tumbuh secara liar di sawah. Tanaman ini hidup di lahan yang banyak mengandung air. Azola bisa langsung digunakan sebagai pupuk dengan cara dibenamkan kedalam tanah pada saat pengolahan lahan.

Pupuk kompos adalah pupuk yang berasal dari pelapukan bahan organik melalui proses biologis dengan bantuan organisme pengurai. Organisme pengurai atau dekomposer dapat berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme. Mikroorganisme dekomposer dapat berasal dari jamur, bakteri atau kapang. Sementara makroorganisme dekomposer yang paling populer ialah cacing tanah. Ditinjau dari proses pembuatannya, ada dua metode membuat pupuk kompos yakni proses aerob (melibatkan udara) dan proses anaerob (tidak melibatkan udara).  Saat ini teknologi pengomposan telah berkembang pesat. Bermacam varian dekomposer beserta metode pembuatannya banyak ditemukan. Jadi pupuk kompos yang dihasilkan banyak jenisnya, antara lain pupuk bokashi, vermikompos, pupuk organik cair dan pupuk organik tablet. Pupuk kompos dapat dibuat dengan mudah, bisa dibuat sendiri dari limbah rumah tangga, seperti pupuk bokashi.

Pupuk hayati adalah pupuk yang berasal dari organisme hidup yang mempunyai kemampuan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan menghasilkan nutrisi penting untuk tanaman. Dalam Peraturan Menteri Pertanian pupuk hayati tidak digolongkan sebagai pupuk organik melainkan sebagai pembenah tanah, tetapi dalam penerapannya di lapangan seringkali disamakan sebagai pupuk organik.  Pupuk hayati bekerja tidak seperti halnya pupuk organik biasa yang dapat langsung meningkatkan kesuburan tanah dengan menyediakan nutrisi bagi tanaman. Pupuk ini secara alami menyiapkan nutrisi melalui proses gradual dengan cara memfikasi unsur N dari atmosfer, melarutkan fosfor dan mensintesis zat-zat lain yang diperlukan tanaman. Sehingga, dengan pupuk hayati siklus penyuburan tanah dapat berlangsung terus menerus dan secara berkelanjutan. Pupuk hayati dibuat dengan mengisolasi bakteri-bakteri tertentu seperti Azotobacter choococum yang berguna mengikat unsur unusr N, Bacillus megaterium ialah bakteri yang dapat melarutkan unsur P dan Bacillus mucilaginous yang dapat melarutkan unsur K. Mikroorganisme tersebut bisa didapatkan di tanah-tanah hutan, pegunungan atau sumber-sumber lain.  

Selain Jenis jenis pupuk organik diatas adalah lagi Pupuk Organik yang penggunaanya multi fungsi, yaitu bisa digunakan dengan cara ditabur dan bisa digunakan sebagai pupuk cair, yaitu PUPUK AGRODYKE. Pupuk Agrodyke  merupakan teknologi yang serbaguna dan ramah lingkungan. Penggunaan Agrodyke dapat diguna- kan bersama dengan pupuk konvensional, baik urea, NPK, maupun kompos. Cara penggunaan Teknologi Agrodyke pada tanaman sangat sederhana,yaitu dengan cara ditabur bersama dengan NPK, Urea atau Kompos. Dan juga dapat dicampur dengan air lalu disemprot dengan dosis yang sudah ditentukan. dengan pencampuran dengan pupuk kimia tersebut tetapi dapat menghasilkan Tanaman Yang ORGANIK. Cara Kerja Pupuk Agrodyke Selengkapnya baca DISINI

Seperti juga humus, pupuk organik berfungsi untuk menyediakan nutrisi untuk tanaman. Setidaknya ada empat manfaat, yaitu sebagai : 

  1. sumber nutrisi tanaman lengkap. Pupuk organik mengandung berbagai nutrisi penting yang diperlukan tanaman, baik yang sifatnya mikro maupun makro. Unsur mikro adalah besi (Fe), tembaga (Cu), seng (Zn), klor (CI), boron (B), molybdenum (Mo) dan Almunium (AI) sedangkan Unsur makro yang dibutuhkan tanaman antara lain nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), sulfur (S), kalsium (Ca) dan magnesium (Mg). Pupuk organik yang dibuat dengan bahan baku yang lengkap bisa mengandung semua kebutuhan unsur hara tersebut, salah satunya PUPUK AGRODYKE. 
  2. Memperbaiki struktur tanah. Pupuk organik merupakan material yang memiliki sifat unik. Bisa menggemburkan tanah lempung yang solid, tetapi disisi lain juga dapat merekatkan tanah berpasir yang gembur. Karena sifatnya tersebut, pupuk organik dapat memperbaiki tanah pasir maupun lempung. Pupuk organik bisa merekatkan butiran-butiran halus pasir sehingga tanah menjadi lebih solid. Sehingga tanah berpasir dapat menyimpan air. Sedangkan pada tanah liat yang didominasi oleh lempung, pupuk organik dapat memberikan pori-pori, sehingga tanah tersebut menjadi gembur. 
  3. Meningkatkan kapasitas tukar kation. Dilihat dari sifat kimiawi, pupuk organik memiliki kemampuan meningkatkan kapasitas tukar kation. Kapasitas tukar kation ialah kemampuan tanah untuk meningkatkan interaksi antar ion-ion yang ada dalam tanah. Tanah yang memiliki kapaitas kation tinggi lebih mampu menyediakan unsur hara untuk tanaman dibanding tanah dengan kapasitas ion rendah. Kandungan material organik yang tinggi dapat meningkatkan kapasitas tukar kation tanah. 
  4. Meningkatkan daya simpan air. Struktur kompos sangat menyerap air (higroskopis).Air yang datang disimpan dalam pori-pori lalu dikeluarkan saat tanaman memerlukannya melalui akar. Keberadaan air ini mempertahankan kelembaban tanah sehingga tanaman bisa terhindar dari kekeringan. 
  5. Meningkatkan aktivitas biologi tanah. Pupuk kompos mengandung mikroorganisme dekompomoser didalamnya. Mikroorganisme ini dapat menambah mikroorganisme yang terdapat dalam tanah. Karena sifatnya yang melembabkan, suhu tanah menjadi ideal bagi tumbuh dan berkembang biota tanah. Aktivitas biota tanah tersebut yang menghasilkan sejumlah nutrisi penting supaya dapat diserap tanaman secara efektif.  
Dilihat dari kandungannya, pupuk organik mempunyai kandungan nutrisi yang lebih lengkap baik makro maupun mikro. Tetapi takarannya sedikit dan komposisinya tidak pasti. Setiap pupuk organik memiliki kandungan nutrisi dengan komposisi yang berbeda-beda. Sementara pupuk kimia sintetis hanya memiliki beberapa kandungan nutrisi saja, tetapi jumlahnya banyak dan komposisinya pasti. Contohnya, urea banyak mengandung unsur nitrogen (N) dalam jumlah yang cukup tetapi tidak memiliki zat nutrisi lainnya. Penyerapan nutrisi  atau zat hara pada pupuk organik lebih sulit dicerna tanaman karena masih tersimpan dalam ikatan kompleks. Namun secara jangka panjang akan meningkatkan kapasitas tukar kation tanah yang bisa memudahkan tanaman menyerap unsur-unsur tadi. Sementara pada pupuk kimia sintetis kandungan haranya bisa diserap langsung oleh tanaman. Kelemahannya, zat hara tersebut sangat mudah hilang dari tanah karena erosi.  Pupuk organik bagus untuk digunakan dalam jangka panjang karena sifatnya menggemburkan tanah dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air. Sehingga kesuburan tanah tetap terjaga. Sedangkan pupuk kimia sintetis walaupun efek reaksinya cepat, secara jangka panjang akan mengeraskan tanah dan mengurangi kesuburannya.  Dari sisi lingkungan dan ekosistem, pupuk organik memicu perkembangan organisme tanah. Tanah yang kaya akan organisme sanggup memberikan nutrisi secara berkelanjutan. Karena aktivitas organisme tanah dapat menguraikan sejumlah nutrisi penting bagi tanaman. Sementara pupuk kimia sintetis malah membunuh organisme tanah. Sehingga untuk menyediakan nutrisi bagi tanaman selalu diperlukan penambahan pupuk dalam jumlah yang terus meningkat. 

Pupuk Organik Agrodyke



Lalu jika anda ingin menggunakan Pupuk Organik tetapi ingin di campur dengan Pupuk Kimia yang
mempunyai kelebihan kelebihan diatas dengan tetap menghasilkan manfaat dan hasil yang ORGANIK, anda bisa menggunakan PUPUK AGRODYKE, karena pupuk ini mendukung dan penggunaannya bisa dicampur dengan Pupuk Kimia dengan hasil yang tetap ORGANIK. 
Silahkan baca tentang Manfaat PUPUK AGRODYKE Disini
Go Organic Go….

sumber : jenis-jenis pupuk organik/alam tani.com


pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup. pupuk tersebut dapat berasal d,pupuk organik qla,pupuk organik rumput laut,pupuk organik remah,pupuk organik randex,pupuk organik rumahan,pupuk organik radar,pupuk organik rotan,pupuk organik ribost,pupuk organik ramah lingkungan

Penjelasan Lengkap Tentang Pupuk Cair Organik

Tentang Pupuk Cair Organik
Penggunaan Pupuk Cair Organik

Ada dua macam bentuk pupuk organik cair yang dibuat dengan proses pengomposan. Pertama ialah pupuk organik cair yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik yang telah jadi atau setengah jadi ke dalam air. Jenis pupuk yang dilarutkan dapat berupa pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos, Pupuk Agrodyke atau campuran semuanya. Pupuk organik cair semacam ini karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan pupuk organik padat, hanya saja bentuknya berupa cairan. Dalam bahasa lebih mudah, kira-kira mirip teh yang dicelupkan ke dalam air lalu airnya dijadikan pupuk.

Pupuk cair jenis ini suspensi larutannya kurang stabil dan mudah mengendap, Kita tidak bisa menyimpan pupuk tipe ini dalam jangka waktu lama. Setelah jadi biasanya harus langsung digunakan. Pengaplikasiannya dilakukan dengan cara menyiramkan pupuk pada permukaan tanah disekitar tanaman, tidak disemprotkan ke daun.kecuali penggunaannya dengan Pupuk Agrodyke, karena Pupuk Agrodyke mudah larut dengan air dan dapat disemprotkan dimana saja.

Kedua ialah pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organik yang difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Bahan bakunya berasal dari material organik yang belum terkomposkan. Unsur hara yang terkandung dalam larutan pupuk cair tipe ini benar-benar berbentuk cair. Sehingga larutannya lebih stabil. Bila dibiarkan tidak mengendap. Oleh sebab itu, karakteristik dan sifatnya pun berbeda dengan pupuk cair yang dibuat dari pupuk padat yang dilarutkan ke dalam air. Kali ini kita akan membahas pupuk organik cair tipe yang kedua.

Sifat dan karakteristik pupuk organik cair

Pupuk organik cair tidak dapat dijadikan pupuk utama dalam bercocok tanam. Sebaiknya gunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama/dasar. Pupuk organik padat dapat tersimpan lebih lama dalam media tanam dan bisa menyediakan hara untuk jangka yang panjang. Sedangkan, nutrisi yang ada pada pupuk cair lebih rentan terbawa erosi. Tetapi di sisi lain, lebih mudah dicerna oleh tanaman.

Jenis pupuk cair lebih efektif dan efesien bila diaplikasikan pada bunga, daun dan batang dibanding pada media tanam (kecuali pada metode hidroponik). Pupuk organik cair dapat berfungsi sebagai perangsang tumbuh. Terutama saat tanaman mulai bertunas atau saat perubahan dari fase vegetatif ke generatif untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji. Batang dan daun dapat menyerap secara langsung pupuk yang diberikan melalui stomata atau pori-pori yang ada pada permukaannya.

Pemberian pupuk organik cair pada daun harus hati-hati. Jaga jangan sampai overdosis, sebab bisa mematikan tanaman. Pemberian pupuk daun yang berlebih juga bisa mengundang penyakit dan hama pada tanaman. Jadi, ketepatan takaran harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan hasil maksimal.

Setiap tanaman memiliki kapasitas dalam menyerap nutrisi sebagai makanannya. Secara teoritik, tanaman hanya dapat menyerap unsur hara yang tersedia dalam tanah tidak lebih dari 2% per hari. Pada daun, walaupun kami belum menemukan angka persisnya, dapat diperkirakan jumlahnya tidak lebih dari 2%. Oleh sebab itu pemberian pupuk organik cair pada daun harus diencerkan terlebih dahulu.

Karena sifatnya sebagai pupuk tambahan, pupuk organik cair seharusnya kaya akan unsur hara mikro. Sedangkan unsur hara makro dipenuhi oleh pupuk utama lewat tanah, pupuk organik cair harus memberikan unsur hara mikro yang lebih. Untuk mendapatkan kandungan hara mikro, bisa dipilah dari bahan baku pupuk.

Cara membuat pupuk organik cair

  • Siapkan bahan-bahan berikut: 1 karung kotoran ayam, setengah karung dedak, 30 kg hijauan (jerami, gedebong pisang, daun leguminosa), 100 gram gula merah, 50 ml bioaktivator (EM4), air bersih secukupnya.
  • Siapkan tong plastik kedap udara ukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk, satu meter selang aerotor transparan (diameter kira-kira 0,5 cm), botol plastik bekas akua ukuran 1 liter. Lubangi tutup tong seukuran selang aerotor.
  • Potong atau rajang bahan-bahan organik yang akan dijadikan bahan baku. Masukkan kedalam tong dan tambahkan air, komposisinya: 2 bagian bahan organik, 1 bagian air. Kemudian aduk-aduk hingga merata.
  • Larutkan bioaktivator seperti EM4 dan gula merah 5 liter air aduk hingga merata. Kemudian tambahkan larutan tersebut ke dalam tong yang berisi bahan baku pupuk.
  • Tutup tong dengan rapat, lalu masukan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang masuk sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air.
  • Pastikan benar-benar rapat, karena reaksinya akan berlangsung secara anaerob. Fungsi selang adalah untuk menyetabilkan suhu adonan dengan membuang gas yang dihasilkan tanpa harus ada udara dari luar masuk ke dalam tong.
  • Tunggu hingga 7-10 hari. Untuk mengecek tingkat kematangan, buka penutup tong cium bau adonan. Apabila wanginya seperti wangi tape, adonan sudah matang.
  • Pisahkan antara cairan dengan ampasnya dengan cara menyaringnya. Gunakan saringan kain. Ampas adonan bisa digunakan sebagai pupuk organik padat.
  • Masukkan cairan yang telah melewati penyaringan pada botol plastik atau kaca, tutup rapat. Pupuk organik cair telah jadi dan siap digunakan. Apabila dikemas baik, pupuk bisa digunakan sampai 6 bulan.

Secara sederhana bisa dikatakan, untuk membuat pupuk perangsang daun gunakan sumber bahan organik dari jenis daun-daunan. Sedangkan untuk membuat pupuk perangsang buah gunakan bahan organik dari sisa limbah buah seperti sekam padi atau kulit buah-buahan.

Sumber : http://epetani.pertanian.go.id/berita/detail/30

pupuk cair organik psbn,pupuk cair organik pdf,pupuk cair organik padi,pupuk cair organik pomi,pupuk organik cair perangsang bunga dan buah,pupuk organik cair (poc),pupuk organik cair poc bmw,pupuk organik cair petrokimia,pupuk cair bagitani,pupuk organik cair vio

Bahan Bahan Yang Dperlukan Dan Cara Membuat Pupuk Organik Cair

 

Bahan membuat pupuk organik
Contoh pupuk organik

Pupuk Organik berasal dari penguraian bahan-bahan organik di alam seperti kotoran hewan dan tanaman. Anda bisa coba buat sendiri, ikuti cara membuat pupuk organik menggunakan bahan-bahan berikut. Bentuk pupuk organik dapat berupa padat atau cair. Ini tergantung pada bahan, pengolahan, dan tujuan pengolahannya.

Jenis pupuk ini mempunyai banyak keuntungan. Pupuk organik berguna untuk menjaga kesuburan tanah dalam waktu yang lama, jadi tanaman yang ditanam di tanah tersebut dapat tumbuh subur dan berbuah lebat. Pupuk organik juga ramah lingkungan, dapat meningkatkan aktifitas mikroorganisme yang ada di dalam tanah, dan dapat meningkatkan kemampuan tanah menyerap air.

Dari beberapa kegunaan pupuk organik tersebut kiranya membuat Anda tertarik untuk memakainya. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa memanfaatkan cara membuat pupuk organik dari kotoran hewan berikut ini.

Anda dapat memilih membuat pupuk organik dari kotoran hewan. Di sekitar Anda, ada kotoran hewan apa? Jika sapi, berikut cara membuat pupuk organik dari kotoran sapi.

Bahan pembuatan pupuk organik yang diperlukan:

  • Kotoran sapi sebanyak 200 kg (bisa disesuaikan dengan kebutuhan)
  • Arang sekam yang sudah dibakar secukupnya
  • Jerami yang sudah dibentuk kira-kira 10 cm (secukupnya)
  • 20 liter air
  • 5 sendok makan EM4
  • Dedaunan secukupnya atau menggunakan bubuk gergaji
  • 5 sendok makan gula pasir

Langkah pembuatan pupuk organik ialah sebagai berikut.

  • Siapkan dulu media pembuatan pupuk dan tempatkan kotoran di tempat yang sejuk tanpa terkena sinar matahari langsung atau tetesan air hujan.
  • Jika sudah ditempatkan di media pembuatan pupuk, buatkan larutan dekomposer dari campuran EM4, gula, dan air.
  • Campurkan kotoran sapi dengan arang sekam dan aduk sampai rata
  • Taburkan dekomposer ke kotoran sapi yang sudah dicampur dengan arang sekam secukupnya dan aduk sampai rata
  • Taburkan jerami, dedak, dedaunan atau bubuk kayu sampai dua lapis.
  • Setelahnya siram dengan dekomposer yang masih tersisa
  • Setelah itu, tutup rapat bahan-bahan tersebut dengan jerami atau bisa juga karung goni
  • Aduk adonan pupuk sampai merata di hari kedua dan tutup kembali rapat-rapat
  • Cek secara berkala hasil adonan. Caranya, sentuh dengan tangan. Kalau terasa panas ketika mengaduk adonan, berarti pupuk belum siap untuk digunakan, ini tanda bahwa proses pemasakan masih berlangsung.
  • Cek kembali sampai kemudian dirasa dingin, ini berarti pupuk organik dari kotoran sapi sudah siap untuk digunakan.

Demikian cara buat pupuk organik cair dengan kotoran sapi.  Jika Anda ingin mempunyai Pupuk Organik yang cocok untuk tanaman dan dapat meningat kan hasil pertanian, maka anda bisa menggunakan Pupuk Agrodyke. Semoga bermanfaat untuk pertanian Anda.

sumber : suara.com


cara membuat pupuk organik padat,cara membuat pupuk organik padat dengan em4,cara membuat pupuk organik padat dari kotoran sapi,cara membuat pupuk organik poc,cara membuat pupuk organik pembesar buah,cara membuat pupuk organik psb,cara membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing,cara membuat pupuk organik padi,cara membuat pupuk organik rumahan,cara membuat pupuk organik cair sederhana

Beginilah Proses Pembuatan Pupuk Organik

 

Bagan Pembuatan Pupuk Organik
Bagan Pembuatan Pupuk Organik Padat Granul.

Sekarang ini banyak sekali ditemui bermacam produk pupuk organik di pasaran baik dalam bentuk padat berupa serbuk, granul, remah, pellet maupun cair. Sejalan dengan perkembangan gaya hidup dimana masyarakat telah mulai mencari bahan pangan seperti sayuran organik sehingga permintaan akan pupuk organik telah dirasakan. Untuk menjamin kualitas pupuk organik yang beredar, maka Kementerian Pertanian telah mengeluarkan Kepmentan No 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 tentang Persyaratan Teknis Minimal (PTM) Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah.

Badan Litbang Pertanian selaku lembaga penelitian telah dapat menghasilkan produk-produk pupuk organik yang berkualitas. Disamping itu Badan Litbang Pertanian telah aktif dalam mendiseminasikan dan menyediakan panduan teknis produksi agar pupuk organik yang dihasilkan memenuhi syarat mutu pupuk organik. Pupuk organik diyakini memiliki berbagai keunggulan seperti yang disampaikan oleh Dr. IGM Subiksa, peneliti senior Balai penelitian Tanah, BBSDLP, Badan Litbang Pertanian pada kesempatan webinar “Pembuatan Pupuk Organik” di pertengahan Juni 2020. Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si menyampaikan dukungannya terhadap peran serta Balitbangtan dalam menghasilkan produk-produk pupuk organik yang teruji kualitas dan efektivitasnya dalam meningkatkan produktivitas tanaman.

Subiksa memaparkan beberapa keunggulan dari pupuk organik yaitu :

  1. PO mengandung unsur hara makro dan mikro yang lebih lengkap dibandingkan pupuk anorganik, yang dilepaskan perlahan dan kontinyu sehingga menghindari keracunan dan defisiensi hara.
  2. Pupuk organik dapat memperbaiki sifat fisik tanah, lahan kering menjadi lebih gembur dan lahan sawah tanahnya bisa lebih lembut. Struktur tanah lebih mantap dan stabil untuk pergerakan air dan partikel udara dalam tanah yang penting untuk aktivitas mikroorganisme dan pertumbuhan akar.
  3. PO dapat menstimulasi aktivitas mikroorganisme tanah yang memproduksi pitohormone pertumbuhan dan senyawa pengikat partikel tanah sehingga struktur tanah lebih baik.
  4. Kualitas tanaman yang menggunakan pupuk organik dapat lebih bagus sehingga tanaman tidak mudah terserang penyakit, tanaman juga lebih sehat untuk dikonsumsi.
  5. Sebagai agen hayati pengedali HAMA (biocontrol agent/immunomodulator).
  6. Sebagai biofertilizer (pupuk bio/bakteri yang 100% organik dan ramah lingkungan)
  7. Sebagai bioremediasi tanah tercemar (bioremediation/soil detoxification).

Selaku inventor pupuk, Subiksa juga berbagi informasi terkait tahapan awal yang harus dipersiapkan untuk pembuatan pupuk organik yaitu sebagai berikut :

  1. Penyiapan bahan baku, konsistensi dalam pemilihan bahan baku sangat penting agar hasil yang didapat juga konsisten.
  2. Penggunaan bahan pengkaya. Penambahan bahan pengkaya bertujuan supaya efektivitas, manfaat pupuk menjadi tinggi untuk pertumbuhan tanaman. Bahan pengkaya C organik dapat berasal dari bahan humat, molases dan bubuk arang; pengkaya hara berasal dari Fosfat alam dan tankos sawit; pengkaya mikroba (pengikat N, pelarut P, perombak bahan organik dsb); pengkaya hormone pertumbuhan (GA, Auksin dan lain-lain)
  3. Bahan perekat (binder), dalam pembuatan pupuk organik granule dibutuhkan agen pengikat saat proses aglomerasi. Binder bisa berbentuk padat maupun cair. Binder berbentuk padat dapat menggunakan brown clay atau kapur, sedangkan binder cair dapat menggunakan molases.

“Bahan-bahan campuran pupuk organik yang ditambahkan pada pembuatan pupuk organik harus bersinergi positif sehingga dapat meningkatkan kualitas pupuk organik’ ujar Subiksa.

Diperlukan beberapa sarana yang memadai dalam pembuatan pupuk ini. Misalnya saja dalam pembuatan pupuk organik setidaknya kita membutuhkan peralatan diantaranya penghancur/crusher yang berfungsi menghancurkan bahan yang kasar, pengering/flatbed dryer sebagai alat bantu pengeringan terutama jika tidak ada sinar matahari, pengayak/rotary sceener, timbangan untuk formulasi agar mendapatkan formula pupuk yang konsisten, dan mixer untuk mencampur bahan-bahan pupuk agar homogen. Tahapan terakhir ialah proses quality control (QC) biasanya menggunakan Perangkat Uji Pupuk Organik (PUPO) yang merupakan salah satu produk unggulan Balai Penelitian Tanah.

Dr. IGM Subiksa juga memaparkan tentang proses produksi pupuk organik padat granul. “Secara umum pembuatan pupuk organik padat granul dari pemilahan sampai penghancuran relatif sama dengan pembuatan pupuk organik remah, hanya pada poin-poin tertentu menjadi sangat krusial, misalnya proses pengeringan supaya dapat menghancurkannya lebih halus” ujar Subiksa. Bahan organik yang telah dicampur lalu digranulasi dengan menambahkan binder agar pupuk tidak mudah hancur. Setelah itu dikeringkan dan diayak kembali akan dihasilkan pupuk organik granul yang siap kemas dan memenuhi syarat mutu yang ditetapkan.

Dalam proses pembuatan pupuk organik granul, proses pengeringan adalah proses yang sangat penting. Bila kadar air pupuk organik tidak mencapai 8-15% maka bahan-bahan organik tidak akan hancur. Penghalusan juga penting dilakukan agar mendapat butiran kompos yang halus dengan diameter 0,5 mm. Bahan binder harus dihancurkan dengan minimal lolos ayakan 80 mesh. Penghancuran berfungsi untuk memudahkan proses granulasi dan mendapatkan kualitas pupuk yang homogen.

Selain mengetahui proses produksi pupuk organik yang tepat, produsen pupuk yang ingin memasarkan produknya harus terlebih dahulu memiliki izin edar. Proses izin edar ini diperoleh dari Kementerian Pertanian jika produk pupuk yang akan dipasarkan telah melewati berbagai tahapan yang telah ditentukan. Izin edar yang diperoleh untuk satu merk pupuk organik berlaku selama 5 tahun dan bisa diperpanjang dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Dengan memproduksi pupuk organik yang berkualitas, maka kita ikut berperan dalam mendukung pertanian yang berkelanjutan. (KZ, LP, AFS).

Dalam hal ini Pupuk Organik Agrodyke adalah salah satu pupuk organik yang telah memiliki Izin edar, dengan Nomor Izin Departemen Pertanian : G161/ Organik/ PPI/ XI/ 2007, Selengkapnya bisa dilihat disini

Bagan Pembuatan Pupuk Organik Padat

sumber : balittanah.litbang.pertanian.go.id


pembuatan pupuk organik padat dengan cara aerob,pembuatan pupuk kandang pdf,pembuatan pupuk cair organik,pembuatan pupuk padat,membuat pupuk organik dari rumput,rab pembuatan pupuk organik,pembuatan pupuk organik sederhana,pembuatan pupuk organik sendiri,membuat pupuk organik sendiri,pembuatan pupuk kandang sapi

Langkah Tepat Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras Yang Benar

 

Pengolahan Air Cucian Beras Menjadi Pupuk
Air Cucian Beras Bisa Menjadi Pupuk

Ketika mencuci beras, sebagian besar orang akan membuang air bekas cucian beras ke dalam lubang wastafel cuci piring sebab dianggap tidak lagi perlu. Padahal, air bekas cucian beras mempunyai kegunaan yang sangat bagus untuk tanaman ataupun tumbuhan lainnya. Air cucian beras dapat menjadi bahan pupuk organik cair atau disingkat POC. Air cucian beras sangat bermanfaat bagi dunia pertanian organik karena ada beberapa faktor.

Air cucian beras ialah bahan yang sangat bagus untuk digunakan dalam membuat MOL atau Micro Organisme Lokal. Air cucian beras juga bisa secara langsung digunakan sebagai pupuk organik cair untuk dikocorkan pada tanaman yang ada di kebun atau di halaman rumah. Pemakaian air beras sebagai pupuk organik cair bisa dilakukan karena air beras memiliki kandungan seperti protein, karbohidrat, lemak serta unsur-unsur hara dan zat perangsang tumbuh yang sangat bermanfaat untuk tanaman. Zat perangsang tumbuh yang ada pada air beras ialah Vitamin B1 atau thiamin, yang dapat memacu perpanjangan akar tanaman.

Unsur-unsur hara yang cukup lengkap pada air beras bisa memacu pertumbuhan tanaman menjadi subur, pembungaan dan pembuahan bisa berlangsung lancar, serta tanaman bisa berproduksi sesuai yang diharapkan.

Tiap tanaman memiliki waktu yang beragam untuk bisa berbuah. Ada yang dalam beberapa bulan dapat langsung berbuah, seperti tomat, mentimun, semangka dan pepaya. Ada yang membutuhkan waktu sedang antara 6 s.d. 12 bulan, diantaranya ialah buah naga, jambu biji, jeruk nipis, dan belimbing. Ada juga yang tergolong buah yang lama berbuah seperti srikaya, nangka mini, kelengkeng, delima, jambu air, sawo, mangga dan anggur. Tanaman di atas umumnya baru akan berbuah setelah berumur setahun lebih.

Pupuk Air Cucian Beras
Pembuatan POC dari air cucian beras cukup sederhana. Cukup dengan mencampurkan 1 liter air cucian beras (leri) pertama dengan EM4 dan tetes tebu (gula putih) masing – masing sebanyak 1 tutup botol lalu difermentasi selama 1-2 minggu.

Pupuk yang dibuat diatas mengandung unsur hara dominan P & K, cocok untuk tanaman hias berbunga maupun tanaman buah / umbi yang sudah memasuki vase berbunga dan berbuah.

Setiap satu liter pupuk organik cair dari air cucian beras harus dicampur dengan 5 - 10 liter air, boleh ditambah bila dirasa terlalu pekat.

Siramkan pupuk organik cair dari air cucian beras yang telah dicairkan dengan air bersih ke tanaman dengan dosis disesuaikan dengan jenis tanaman dan tingkat kesuburan tanah.

Asalkan disimpan di tempat yang tertutup rapat, tidak terkena sinar matahari langsung dan diletakkan pada suhu ruangan, pupuk organik cair dari air cucian beras ini dapat bertahan hingga 6 bulan.

Demikianlah cara Membuat pupuk Organik Cair dari air cucian beras, jika anda ingin mendapatkan Pupuk Organik Multifungsi yang bisa digunakan sebagai pupuk tabur maupun pupuk cair, anda bisa mencoba Pupuk Organik Agrodyke, penjelasan lengkap tentang Pupuk Agrodyke bisa dilihat disini


air cucian beras untuk pupuk tanaman,laporan pembuatan pupuk organik cair dari air cucian beras,membuat pupuk cair dari air cucian beras,membuat pupuk organik cair dari air cucian beras,cara membuat pupuk dari air bekas cucian beras,membuat pupuk organik dari air cucian beras,cara pembuatan pupuk organik cair dari air cucian beras,pupuk poc dari air cucian beras